Kebahagiaan apa lagi yang lebih berharga setelah engkau memiliki anggota badan yang utuh, istri dan anakmu ada, perutmu tidak lapar serta tak memiliki hutang.
Memiliki rumah mewah tak menjamin keluarga bahagia, memiliki mobil bagus juga bukan berarti ekonomi makmur, liburan setiap akhir pekan bukan ukuran kebahagiaan.
Sabarlah walau hanya sedikit saja, cobalah menabung dan capailah apapun yang engkau inginkan. Tidak semua bisa kita capai dengan meminjam, tidak semua bisa kita miliki dengan riba, tahanlah dirimu walau sesaat dan kau pasti juga dapat.
Sekali kita berhutang sudah cukup untuk mengajari kita bagaimana berhutang selanjutnya. Sekali mengambil riba, sudah cukup menunjukkan kita bagaimana menyelesaikan kredit selanjutnya.
Semakin tinggi jabatan seseorang, semakin besar gaji seseorang, saat kau menganggap omset dan kekayaanmu semakin bertambah, itu bukan jaminan kau bisa berhutang lebih banyak.
Alangkah meruginya kita tatkala semua itu dianggap mudah. Tak tau riba dan masa bodoh dengan hutang. Berharap hidup bahagia dengan bergelimang harta riba dan pinjaman.
Sadarlah teman, jangan berusaha mencari jalan menuju riba sekalipun pinjam adalah pilihan. Tak apa lapar sebab ada janji Tuhan terhadap makhluk Nya. Tagih Dia yang pasti memberi tanpa bunga dan riba.
0 komentar:
Post a Comment